Sunday, 30 December 2018

Cara Mengatasi Windows 7 Not Genuine (101 % berhasil, tanpa aplikasi, tanpa jampi-jampi.)

Sering kali kita menemui masalah di mana desktop PC kita tiba-tiba menjadi blank dan wallpaper yang kita pasang menjadi hitam. Di sisi kanan bawah biasanya akan muncul pesan : Windows 7 Build 70xx This Copy of windows is not genuine. Walaupun kalian sudah restart PC kalian, atau mengganti wallpaper kalian, pesan tersebut tidak akan hilang dan akan terus muncul. Hal ini tentunya sangat menyebalkan.

Beginilah contohnya

Tetap 2 hari yang lalu saya mencoba berbagai cara untuk mengatasinya. Mulai dari mengunduh Windows 7 Load, menggunakan code bat. di notepad, sampai menghapus key.exe di dalam system32 tetapi tidak ada hasil. Setelah beberapa kali trial and error akhirnya saya menemukan cara termudah dan paling sederhana untuk mengatasi hal ini. Tidak perlu repot-repot dan tidak memerlukan aplikasi apapun. Dan berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Klik logo Windows di kanan bawah
2. Ketikkan cmd
3. Di sinilah orang sering melakukan kesalahan, setelah icon cmd muncul di windows bar, klik kanan pada icon tersebut lalu open as administrator (jika kamu ngga ngelakuin ini maka akan muncul pesan windows error need privilege bla bla yang sangat menggangu saat kamu memasukkan command)
4. Masukkan command 
slmgr -rearm
 ingat perhatikan spasi setelah code slmgr.


Tekan enter. Jika berhasil maka tidak akan muncul pesan error dan kamu tinggal restart PC kamu.
5. VOILLA! Lenyap sudah pesan windows not genuine bla bla bla dan kamu bisa menggunakan kembali PC kamu dengan tenang secara full.

Tuesday, 8 May 2018

Dragon Quest 1: Perjuangan Pahlawan Membasmi Raja Naga


Original Platform: NES, SNES
Developer: Enix

Storyline

Dikisahkan seorang pahlawan tak bernama, keturunan dari pahlawan legendaris bernama Roto, mendapat tugas dari raja kerajaan Alefgard, untuk menyelamatkan tuan putri dan membasmi raja naga yang merusak ketentraman dunia. Ya, sesederhana itu.



Gameplay

Jangan mengharapkan gameplay luar biasa seperti Dragon Quest VIII, atau Dragon Quest XI, Dragon Quest 1 menggunakan mode random battle dan first person engage dalam engine battle system gamenya. Walaupun sangat sederhana, gameplay seperti ini jadi cikal bakal J-RPG kebanyakan.

Walaupun game J-RPG lain banyak melakukan perubahan di sana dan di sini dari sisi battle systemnya, Dragon Quest 1 konsisten dengan battle system turn based dan first person engage setidaknya hingga Dragon Quest VII. 

Yang paling menarik (atau menyebalkan), adalah sistem one on one dalam battle systemnya. Kamu tidak mempunyai party, begitu juga monster, jadi yang akan kamu hadapi setiap random battle adalah pertandingan tinju pertarungan adil 1 vs 1 dengan monster.

Sistem First Person Engage, hero tidak terlihat, tapi musuh terlihat jelas.

My Review

Jujur saya baru menyelesaikan game ini beberapa hari lalu. Game ini cuma butuh 4 hari untuk menyelesaikannya, itupun saya mainkan dalam keadaan malas.

Kata orang game ini terlalu old school, bahkan cuma lelucon jika membandingkannya dengan game-game yang sudah menggunakan unreal engine, tapi satu hal yang membuat saya betah memainkan game ini berlama-lama adalah peran serta Akira Toriyama, animator Dragon Ball, dalam pembuatan karakter dan monster-monsternya.

Jika kalian bukan benar-benar hardcore fans J-RPG, saya tidak menyarankan memainkan game ini, karena akan sangat membosankan. Terlebih grafiknya yang sangat jadul dan musik yang berulang-ulang membuat kalian mudah mengantuk. 

Overall, saya memberi nilai 6/10 untuk game ini. 

(Endry/penulis)



Friday, 27 April 2018

Putra Daerah Dikhianati Perusahaan Swasta



Hidup di kota kecil, tiap sendinya di isi oleh lalu-lalang para pekerja dari luar daerah, dan di tiap bangunan perkantoran swasta hanya ada sebagian kecil staff dari tingkat junior yang mengerti bahasa daerah lokal, pada awalnya bukanlah sesuatu yang benar-benar mengganggu. Hanya hal-hal kecil yang sekiranya tak akan terlalu berpengaruh buat saya. Mereka hanya bagian dari program transmigrasi. Sayangnya,  transmigrasi ini, tanpa saya sadari telah membawa kota tercinta saya ke dalam krisis lapangan kerja untuk warga lokal. Tidak jarang, putra daerah, yang sebenarnya punya potensi untuk bekerja di sektor-sektor tertentu di perusahaan besar seperti tambang dan perkebunan sawit akhirnya harus merantau jauh ke kota orang untuk mencari pekerjaan. Ya, mereka seperti dikhianati oleh kota kelahirannya sendiri.

Rika Erawati, salah seorang tim penyusun Naskah Akademik (NA) Universitas Mulawarman. dalam salah satu penelitiannya tentang ketenagakerjaan, tahun 2017 mempresentasikan hasil penelitiannya di depan anggota DPRD Berau. Rika menemukan bahwa 90% stakeholder mengakui jika mereka mengambil Sumber Daya Manusia (SDM) dari luar daerah. Hal ini membuktikan, bahwa angka serapan putra daerah Berau hanya 10%. 10% adalah angka yang sangat kecil mengingat di daerah lain perusahaan swasta wajib menyerap 75-80% tenaga kerja lokal.

Adanya jurang yang sangat lebar terkait perekrutan antara tenaga kerja lokal dan luar daerah, memberikan dampak yang kurang nyaman, terutama bagi pencari kerja lokal. Putra daerah yang punya potensi, punya keinginan besar untuk bekerja, namun tidak punya kesempatan untuk berkembang karena masalah biaya pendidikan, menjadi kehilangan kesempatan. Hal ini berdampak pada migrasi pencari kerja lokal dikarenakan tidak ada perusahaan yang mau menampung mereka. Mereka meninggalkan kota kelahirannya, keluarga yang dicintainya,dan sahabat-sahabat dekatnya. Tidak jarang pula, para putra daerah yang merantau ini hidup tak tentu arah ketika berada di luar daerah karena tidak juga mendapat pekerjaan yang mereka perlukan.

Pernah suatu ketika, saat saya sedang menjaga outlet saya. Salah seorang pembeli, seorang executive sales dari salah satu perusahaan travel terbsesar di Indonesia, berdomisili di Surabaya, mengakui jika dirinya telah ditawari pekerjaan oleh salah seorang general manager perusahaan tambang besar di Berau, Kalimamtan Timur, yang merupakan kota kelahiran saya. Miris, bagaimana bisa, disaat pencari kerja lokal terseok-seok mencari pekerjaan di tanah kelahirannya, para general manager ini memberikan pekerjaan semudah itu pada pekerja dari luar daerah? Dilain waktu , ketika sedang berjalan-jalan di pusat keramaian, saya menemui wajah-wajah asing dengan logat asing. Mereka bertanya tentang keadaan di Berau karena mereka baru saja diterima di salah satu perusahaan tambang terbesar si kota saya. Pertanyaanya, Bagaimana bisa orang-orang dari luar daerah ini semakin banyak? sementara sahabat saya, sahabat anda, sanak keluarga anda, yang baru menyelesaikan pendidikan SMA ataupun pendidikan tingginya masih berguling-guling di kasur?

Saya bisa memahami, tujuan perusahaan mengambil tenaga kerja dari luar daerah karena kurangnya soft skill dan hard skill para pekerja lokal. Tapi ini bukan alasan yang dapat dipegang kuat, mengingat kebijakan tentang perekrutan tenaga kerja di level-level tertentu adalah kebijakan karet yang dapat dipertimbangkan. Para penentu kebijakan di perusahaan swasta ini juga bukan orang bodoh, mereka orang pandai dengan pendidikan tinggi. Ah, rasanya tidak mungkin mereka tidak punya solusi untuk hal-hal semacam ini.

Seandainya perusahan-perusahaan ini memberikan pelatihan lebih banyak kepada pekerja lokal 'secara gratis' untuk memenuhi kuota dan level beban kerja di tingkat administrasi atau mekanik, saya yakin mereka tidak perlu merekrut pekerja dari luar daerah yang digajih cukup tinggi. Mereka bisa memberdayakan pekerja lokal lebih banyak dengan gajih sedikit lebih rendah. Jikapun mereka perlu pekerja dari luar daerah, posisikan para pekerja dari luar daerah ini sebagai , instruktur, manager, supervisor, ataupun HRD. Mosok sampai sekelas staff administrasi yang kerjanya input data, fotocopy berkas, mijitin staff lain, 'ngangkat telefon, dan pekerjaan kecil lainnya perlu mengambil pekerja dari luar daerah?

Perusahaan swasta tidak hanya jadi harapan besar bagi putra daerah yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang layak, tapi juga wadah bagi para stakeholder untuk mendapatkan profit dari kegiatan usaha yang mereka jalankan. Karena itu, alangkan indahnya jika kedua hal ini dapat berjalan dengan semestinya dalam harmoni. Putra daerah mendapatkan haknya untuk bekerja di perusahaan swasta karena tanah kelahirannya telah dijamah. stakeholder-pun menjaga hubungan sosial dan mengais pundi-pundi emas mereka dengan tenang.

===   


Selanjutnya: Program Magang Senior, Inovasi Atau Blunder?



Sunday, 5 March 2017

Cara Mengatasi 'api-ms-win-crt-runtime-l1-1-0.dll is missing'

Beberapa saat lalu ana mencoba melakukan Instalasi Adobe Photoshop CC 2017 (Photshop yang paling baru) untuk menunjang pekerjaan ana.

Tampilan Adobe Photshop CC 2017

Proses awal instalasi lancar, hingga akhirnya saat instalasi memasuk 33% muncul bahasa Alien dari windows:

api-ms-win-crt-runtime-l1-1-0.dll is missing
Pesan api-ms-win-crt-runtime-l1-1-0.dll is missing menyebablkan ana tidak bisa membuka aplikasi berembel-embel CC (Creative Cloud).

Awalnya ana sedikit frustasi karena banyak tips dari Google yang tidak memuaskan. Bahkan menyebabkan kerusakan baru yaitu aplikasi lain juga tidak bisa dibuka.

Sampai akhirnya ana mencoba menggabungkan berbagai tips di Google agar dapat memperbaiki kerusakan ini dengan mudah dan cepat, dan beginilah langkah-langkah yang ana lakukan untuk memperbaiki masalah ini:

1. Update sistem Windows dengan melakukan instalasi baik berlabel important ataupun optional.
2. Update OS. Karena ana menggunakan Windows 7 Ultimate, ana update menjadi Windows 7 SP1. Jika menggunakan Windows 10 seharusnya antum tidak usah melakukan update OS lagi. Lalu restart windows.
3. Download file yang diminta tersebut di sini https://www.smartftp.com/support/kb/the-program-cant-start-because-api-ms-win-crt-runtime-l1-1-0dll-is-missing-f2702.html . Buka file tersebut, uinstall, setelah uinstall lalu buka lagi dan pilih install/repair.
4. Dan VOILA! Masalah pun terselesaikan.

Semoga tips ini membantu. Jika ada pertanyaan silahkan ketik di bawah.

Saturday, 26 November 2016

BRIBED

I’m not a type who always has an outstanding opening for my article, but let me tell you about something that you have never thought of. I remember when the first time I learn crying, my mom close my mouth with her hand, but I can’t stop crying, so my mom tell me that if I stop crying she would buy me a new meal. But as you know, every baby food has same taste. So I throw it out, and I told my mom: "How could you gave me the same food everyday and change the product name?" And my mom told me back, "how could a baby can talk to his mom like that?" But I realize that just a dream. How could I remember my baby experience? And how could I wana tell you this story? I know it’s stupid, but take a point from this story, everyone can be bribed, or in Indonesia it called suap.

Bribe is the most essential part of manipulation; it’s consisting of four evil elements; crime, cruelty, atrocities, and a sense of innocent. Or you can do it if you’re robot with no heart and emotion. If you don’t have this four elements or you’re not robot with no heart, you’re not bribe-man or bribe-woman enough. I have another story of bribing, but I hope you don’t do it. One day I asked my little sister to accompany me to buy candy, I didn’t have money, so I decided to take some money from my mom wallet, and my sister didn’t know that. After bought some candy, we went back home, I saw my mom very angry, my little sister realized if the money that I used for buying the candy was from our mom wallet. After that, I told my sister, “You can have half of my candy, but don’t tell mom if I took the money from his wallet.” After that I ran from my house, but my little innocent sister still told my mom that I stole her money. What a sweet memory.

By the way, Bribe is not all about money, it also talk about stuff, or service. And I’m sure everyone has ever bribed his or her mates with something. And the foulest of bribing, not only doing after make a mistake, but also before we know we wanted to make a mistake.

Both of person who bribing or be bribed are fool. But if you ask me which one is the foulest, the one be bribed is the foulest. He is victim who is manipulated. And as we know, when we see a movie, the victim is so pathetic. Nobody wanna be a pathetic man.

So make an honest decision, okay? 

Friday, 7 October 2016

The Adventure of The Lost Weight Part: 1

DAY 1 of 21

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ

Ana mengawali hari pertama ana menguruskan badan dengan….. SEMANGKUK BUBUR AYAM BERKUAH (Sabu Ayam). Who can resist this? Makanan yang masyaAllah nikmatnya.

Ok….ana sedikit khilaf. Tapi ana terlalu lapar.

Semangkuk Sabu Ayam

Siang hari hanya ana habiskan dengan istirahat, karena badan ana agak kurang sehat.

Malam hari ana kembali khilaf, kali ini kwityau ayam jamur jadi santapan ana.

Yah… hari pertama ana gagal…

Day 2 of 21

Hari ke 2 ana berhasil menghindari makan pagi dan ana habiskan waktu ana dengan pekerjaan ana, jadi kasir sekaligus penjaga toko. Pekerjaan yang menurut ana saat ini paling sedikit mudharatnya. Dengan menjaga toko ana insyaAllah terlepas dari riba. Dengan menjaga toko ana juga terhindar dari gibah dan fitnah. Walaupun ada yang menggibah dan memfitnah ana di luar sana, biarlah Allah yang mengurus.

Siang hari ana pulang untuk sholat jum’at. Sepulang sholat jum’at ana makan nasi kuning buatan mama ana.

Sore harinya, ana dan istri ana makan ice cream roll, mau bagaimana lagi…

Ice Cream Roll With Cheese and Oreo
Malam harinya ana kembali makan nasi kuning dengan telur dadar.

Antum saja yang menilai apakah hari ke 2 ini ana gagal atau berhasil.


Bersambung.

The Adventure of The Lost Weight: PROLOG

PROLOG



 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ
Pernahkah dalam hidup antum, antum merasa kehilangan sesuatu? Harta? Cinta? Keluarga? Pekerjaan? Naudzubillahmindzalik, semoga kita tidak kehilangan semua itu. Namun diantara kehilangan yang paling berbahaya adalah kehilangan iman. Antum bisa mengganti semuanya dengan berusaha dan bekerja keras, terkecuali keluarga. Namun apabila antum kehilangan iman, antum akan kehilangan semuanya. Apa yang antum punya terasa kosong.

Nah. Ngomong-ngomong kehilangan, ana saat ini juga sedang kehilangan nih. Kehilangan apa? Ana kehilangan kecepatan, kegesitan, yang otomatis mempengaruhi semangat ana untuk beraktifitas dan beribadah. Penyebabnya adalah berat badan yang sepertinya semakin mengerikan (emangnya film horror).

Walaupun tidak terlalu signifikan, ana juga mulai kehilangan rasa percaya diri. Rasa percaya diri. Ada rasa minder yang sangat, terutama kepada Allah dan RosulNya . Ana minder kepada Allah karena ana jadi berat sekali berjalan ke masjid, sedangkan ana minder kepada Rosul karena ana tidak terlihat seperti umatnya yang menjalankan sunnah terkait makan dan minum. Karena hal ini ana jadi berfikir, jangan-jangan ana kerasukan jin rakus? Wallahualam bissawab..

Karena kehilangan itulah, maka ana memutuskan untuk menulis diary 21 hari menurunkan badan sebagai dokumen sekaligus catatan ana melawan rasa rakus ana terhadap makanan. Ana harapkan juga, diary di blog ini dapat menjadi inspirasi bagi antum yang ingin menurunkan berat badan.

Apabila ada kegagalan dan kesalahan ana selama penulisan diary ini, maka itu mutlak kesalahan ana. Allah dan RosulNya terlepas dari kesalahan tersebut.


Djazakumullah khairan katsira…