Kamus Bahasa Berau, Apakah Cukup Mempertahankan Bahasa Ini Dari Kepunahan?
Beberapa waktu lalu, saya menemukan sebuah e-book berjudul Kamus Bahasa Barrau karya M. Basyara. Penemuan ini terjadi ketika saya tengah menelusuri kembali jejak budaya Berau, tanah kelahiran kita yang kaya namun perlahan tergerus arus zaman. Temuan ini sontak menggugah kembali kegelisahan saya yang sebelumnya sudah saya tulis dalam artikel berjudul Bahasa Berau: Antara Identitas dan Kelupaan . Jika kalian belum sempat membacanya, saya sarankan untuk membacanya terlebih dahulu agar tulisan ini terasa lebih utuh. Kamus Bahasa Barrau diterbitkan pada tahun 2023. Yang membuat saya terkejut, saya sama sekali tidak mengetahui keberadaan kamus ini sebelumnya. Bisa jadi saya yang kurang aktif mencari informasi ke perpustakaan, tetapi apakah hanya saya yang luput? Bagaimana dengan Perpustakaan Daerah, Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan, atau bahkan pihak Pemerintah Kabupaten Berau sendiri? Mengapa tidak ada promosi atau publikasi terkait keberadaan kamus penting ini? Saya memahami bahw...